Go back to Blogs
Uncategorized

Hotman Paris Beberkan BAP 7 Terpidana Kasus Orang Vina

Kuasa aturan keluarga Vina, Hotman Paris mengungkapkan Info Acara Pemeriksaan (BAP) tujuh terpidana kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon.

Dalam BAP hal yang demikian, Hotman menjelaskan kekejian para pelaku yang menganiaya Vina lalu memperkosanya pada 2016 lalu.

“Bila dibaca 7 BAP pertama dari 7 tersangka yang telah terpidana, Anda akan memperhatikan alangkah kejadian itu diuraikan secara terperinci, Ragam motornya apa, siapa bonceng siapa, dan bagaimana mereka caranya memerkosa,” ujar Hotman Paris dalam akun resmi Instagramnya yang dikutip, Sabtu (25/5/2024).

Hotman menyebut bukti pemerkosaan Vina di mana salah satu terpidana yang mengaku mengeluarkan air maninya di tubuh korban diakibatkan saling berebut saat memerkosa.

Hotman kemudian menyinggung soal keterlibatan terpidana Saka pada saat kejadian.

“Jadi kunci pintu utama untuk menerima DPO yang 3 orang itu ialah https://www.gotosushimiami.com/ dari 8 orang ini. Delapan orang ini kalau benar-benar diinterogasi, dan keluarganya, pasti ketangkep itu yang 3 orang,” ungkap Hotman.

Sebagaimana dikenal, dalam perjalanan kasus Vina Cirebon kembali viral saat diangkat ke film layar lebar. Sampai kesudahannya kepolisian memutuskan untuk membuka kembali kasus itu sebab 3 DPO yang yang belum tertangkap.

Pada Selasa (21/5/2024), Polda Jawa Barat kesudahannya sukses menangkap Pegi Perong alias Pegi Setiawan di Kota Bandung, Jawa Barat.

Selama sembilan tahun pasca-kejadian, Pegi mengganti nama menjadi Robi dan berprofesi sebagai kuli bangunan. Pegi malahan acap kali berpindah-pindah lokasi di antaranya di Cirebon dan Bandung.

Adapun sampai kini polisi masih memburu dua DPO lain pembunuhan Vina dan Eky, ialah Andi dan Dani.

Pegi Setiawan Mengaku Jadi Tumbal di Kasus Orang Vina
Ibunda Pegi Setiawan alias Perong, Kartini, memberikan pernyataan terkait penangkapan buah hatinya oleh polisi dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Kartini mengungkapkan bahwa buah hatinya bukanlah pembunuh Vina Cirebon. Keyakinan ini didasarkan pada pengakuan Pegi sendiri saat mereka berjumpa di Polda Jabar.

“Aku tak melaksanakan hal sekeji itu, si kecil saya menjawab seperti itu. Anak saya berpesan, ‘Ma, kalau saya tak ada umur, saya minta maaf, saya rela dan ikhlas jadi tumbal si kecil orang berpangkat. Aku enggak apa-apa mati sahid, saya enggak apa-apa tanggung dosa orang punya kalau tuduhan itu dijatuhkan ke saya,” ujar Kartini dalam video yang diunggah @lambe_turah.

Kartini mengungkapkan kesedihannya dan mengungkapkan bahwa buah hatinya difitnah dalam kasus pembunuhan Vina. Pernyataan ini membikin pengguna internet meragukan bahwa Pegi yang dicokok polisi ialah orang yang hakekatnya dicari dalam daftar pencarian orang (DPO).